Puasa Nabi Muhammad SAW.

Written By zuhri zze on Sabtu, 08 Juni 2013 | 11.07

 Sebentar lagi Romadlon kan tiba, Aku ingin berbagi.semoga ada manfaatnya buat kamu....

Rasulullah S.A.W merupakan sosok yang sempurna dalam menjalankan ibadah, termasuk uasa dan kita sebagai umaanya memiliki kesempatan meniru tauladannya dengan berpuasa sebagaimana Rasulullah S.A.W berpuasa.

1. MEMANTAPKAN NIAT


Nabi Muhammad S.A.W mengawali puasa dengan niat sebab niat merupakan jiwa dari amalan . Setelah mengucapkan niat langkah berikutnya adalah memohon kepada Allah S.W.T agar niat tersebut di mantapkan. Di perlukannya memantapkan niat tersebut dapat kita lihat dari sabda Rasulullah S.A.W yang di riwayatkan abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibnu Majah. " Rasulullah S.A.W bersabda " Barang siapa yang tidak menetapkan akan berpuasa sebelum fajar, maka tidak sah puasanya". Sedangkan dari Daruktuni, ia meriwayatkan dengan redaksi yang berbeda " Tidak sah puasanya bagi orang yang tidak menetapkannya dari malam harinya".

2. MELAKSANAKAN MAKAN SAHUR

Dari Anas bin Malik ra. ia berkata." telah bersabda Rasulullah S.A.W " Sahurlah kalian , karena sesungguhnya dalam sahur itu ada berkahnya " ( HR. Bukhari, Muslim dari Anas bin Malik ra ). Berkah yang di peroleh dari sahur adalah ganjaran dan pahala.

Sahur di katakan mengandung barakah sebab sahur menguatkan dan menambah semangat dalam berpuasa serta meringankan beratnya. Dari Ibnu hajar yang menafsirkan hadits tersebut, berujar " yang jelas sahur itu merupakan suatu perbuatan yang sunnah , menolak pengaruh buruk dari rasa lapar , merupakan kesempatan bersedekah jika mengajak orang lain sahur, dan juga waktu sahur merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa ".

3. IMSYAK RASULULLAH

Rasulullah S.A.W tidak pernah memberatkan umatnya, karena itu dalam neyikapi imsak yang menjadi penanda antara waktu sahur dan waktu shubuh, Rasulullah S.A.W bersabda." Apabila salah seorang di antara kalian mendengar adzan subuh padahal bejana masih berada di tangannya, maka janganlah ia meletakkan ( bejana itu ) sehingga ia menyelesaikan kebutuhannya darinya ( HR. Abu Dawud, Ibnu jariri, Abu Muhammad al Jauhari, Al-Hakim,, Baihaqi, dan Ahmad dari Abu Hurairah ). Hadits tersebut menegaskan bahwa bila seseorang yang sedang sahur mendengar adzan subuh , ia di perbolehkan meneruskan sahurnya. Mengakhirikan sahur merupakan hal yang di perbolehkan namun tidak berarti ktia di perbolehkan melambatkan sahur untuk menyamai adzan subuh.


4. MEMPERCEPAT BERBUKA APABILA TELAH TIBA WAKTUNYA.

" Sesungguhnya Rasulullah S.A.W bersabda " Manusia ti dak henti-hentinya mendapat kebaikan selama mereka mempercepat berbuka puasa " (HR.Bukhari dan Muslim). Agar semakin mendatangkan kebaikan maka kita harus memilih makanan yang tepat dalam mengawali berbuka. Makanan yang baik untuk berbuka adalah buah-buahan yagn manis seperti kurma, tentang kurma ini Rasulullah S.A.W bersabda " Apabila seseorang di antara kamu berbuka puasa, berbukalah dengan kurma, apabila tidak ada, berbukalah dengan air, karena air itu suci " (HR . Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i. Ibnu Majah, dan Ahmad.)


5. Memperbanyak membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah kalamullah yang bila di baca, baik secara taddarus ataupun peorangan , akan mendatangkan limpahan rahmat Allah S.W.T. Berdasarkan hadits Rasulullah S.A.W. Beliau bersabda " Ornag-Orang yang berkumpul di masjid dan membaca Al-Qur'an maka kepada mereka, Allah akan menurunkan ketenangan batin dan limpahan Rahmat".( HR. Muslim ). Hadits lain yang menguatkan limpahan rahmat bagi mereka yang membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan telah di riwayatkan oleh Tirmidzi " Barang siapa membaca satu huruf Al-Qur'an , maka pahala untuknya sepuluh kali lipat kebaikannya".

6. Memperbanyak Sedekah.

" Sedekah yang paling utama adalah sedekah pada Bulan Ramadhan" ( HR. Tirmidzi ) . Sebagaimana halnya dengan amalan-amalan lainnya, maka sedekah di bulan ramadhan juga memberikan ganjaran yang berlipat ganda bagi yang melaksanakannya. Sedekah tidak hanya di artikan dengan memberikan materi dalam bentuk uang, tapi juga non materi, seperti pertolongan , mengajak fakir miskin berbuka puasa , memberi perhatian, bahkan memberikan seulas senyum kepada sautdara muslim juga tergolong sedekah.

Dari keenam Uraian diatas, sepatutnyalah kita bagi pengikut Rasulullah S.A.W. Mengaplikasikan segala keutamaan yang telah di jalankan oleh Beliau.

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
berita unik