Sarana Untuk Menggapai Hidup Bahagia

Written By zuhri zze on Jumat, 07 September 2012 | 21.24


Sesungguhnya ketenangan hati dan kesenangannya serta hilangnya rasa gundah dan resah merupakan keinginan setiap orang. Karena dengan demikian akan tercapai kehidupan yang aman dan tentram, bahagia serta sejahtera.
Untuk mencapai hal-hal tersebut diperlukan sarana-sarana yang bersifat relegius, alami dan logika yang kesemuanya tidak akan dicapai kecuali seorang mukmin. Adapun selain mereka, walaupun dapat diraih salah satunya itu setelah para pemikir mereka menguras pikirannya untuk itu akan tetapi masih banyak hal lain yang terlewatkan yang lebih bermanfa’at dan utama baik di dunia ini atau kehidupan berikutnya.
Di sini saya mencoba untuk menyebutkan beberapa sarana penting yang dengan izin Allah seorang muslim akan bisa menggapai kebahagiaan hidupnya baik di dunia maupun di akhirat. Sarana ini saya ambil dari beberapa buku bacaan yang yang bernuansa ke Islaman dan juga saya ambil dari beberapa artikel ke Islaman lainnya:
1.      Iman dan amal shaleh.
2.      Berbuat baik kepada semua makhluk.
3.      Sibuk dengan pekerjaan atau ilmu yang bermanfa’at.
4.      Memusatkan pikiran untuk melakukan pekerjaan hari ini dan tidak dihantui oleh pikiran-pikiran masa depan atau kesedihan masa lalu.
5.      Memperbanyak dzikir kepada Allah.
6.      Melihat orang-orang yang berada di bawahnya dan tidak melihat seseorang yang ada di atasnya.
7.      Melupakan berbagai penderitaan masa lalu yang tidak dapat ditolak.
8.      Tidak panik dan larut dalam bayangan-bayangan buruk.
9.      Pandai bergaul.
10.  Tidak tenggelam dalam kesediahan mendalam.
11.  Membandingkan kenikmatan yang diterima dengan kesulitan yang diderita.
12.  Berpikir positif.
13.  Tidak mengharpkan imbalan atau balasan dan penghormatan kecuali dari Allah.
14.  Mendahulukan perbuatan yang paling penting dan paling disukai.
Demikianlah beberapa sarana yang insya Allah bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi umat muslim untuk mencapai sebuah kebahagiaan dalam hidupnya. Akan tetapi perlu diketahui pula bahwasanya setiap manusia tidak lepas dari kesalahan, kemalasan, lupa dan oleh sebab itu perlu adanya ketekunan dan kesabaran di dalam melalakukan suatu perbuatan. Semuga Allah memudahkan kita semua dalam berbuat kebaikan. Amiiin. . . . . . 






0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
berita unik