Hari Anti-Amerika Sedunia (11 September 2001)

Written By zuhri zze on Minggu, 09 September 2012 | 09.28


Tragedi runtuhnya gedung WTC yang bertepatan pada tanggal 11 September 2001 menjadi sebuah peringatan tersendiri bagi Amerika. Indikasinya adalah munculnya beberapa tantangan dan kecaman atas kepongahan dan arogansi Amerika. Sekalipun sebagian kalangan menganggap peristiwa tersebut dianggap mesterius, karena ketidakjelasan pelaku dan dalang bermain di balik peristiwa tersebut bahkan demikian banyak orang bersyukur atas tragedi yang telah terjadi. Bahkan pula ada yang berharap semuga Allah meruntuhkan gedung-gedung pencakar langit dan tempat-tempat strategis lainnya yang menjadi kebanggaan Amerika.
Kesombongan, kedurjanaan dan arogansi Amerika tidak lepas dari perasaan percaya diri yang berlebihan akan dengan suksesnya sebuah pembangunan fisik yang telah dicapai. Seperti halnya musuh besar nabi Musa yang bernama Fir’aun dengan kesuksesan dan luasnya kekuasaan serta dukungan kondisi kesehatan yang sempurna dan tidak pernah sakit, sifat kesombongan Fir’aun tidak terelakkan muncul dalam dirinya. Sehingga timbullah kepercayaan diri yang berlebihan pula dengan adanya kesuksesan demi kesuksesan yang ia capai. Dan yang lebih parah lagi dengan pongahnya dan keangkuhannya ia mentahbiskan dirinya sebagai “Tuhan”yang mampu menghidupkan (membiarkan hidup) seseorang dan mematikan (membunuh) seseorang. Itulah sebuah persepsi Fir’aun tentang konsep “Ketuhanan”dalam dirinya.
Semua orang pun mengetahui betapa arogannya Amerika sebagai negara adikuasa, di dalam menindas dan menindak bangsa-bangsa lain. Perlakuan ketidak adilan sering diterapkan terhadap negara-negara dunia, semisal penerapan standar ganda terhadap Israel dalam kebijaksanaan dalam pengawasan dan pembatasan nuklir dan senjata pemusnah massal, sangat berbeda dengan pengawasan dan pembatasan terhadap negara-negara lain. Itulah salah satu bentuk konkret arogansi dan ketidak adilan yang diterapkan oleh Amerika. Bisa dilihat ribuan nyawa umat Islam di Afganistan, Iraq, dan nyawa penduduk negara-negara yang bersebrangan dengan Amerika telah menjadi korbnan kebiadaban yang tidak terlupakan. Sungguh Amerika terbukti penjahat perang yang mesterius. Amerika adalah teroris, bahkan nenek moyang teroris.
Dunia tidak boleh tinggal diam, dunia harus berteriak, dunia harus menentang sepenuhnya arogansi, kebiadaban dan segala perilaku Amerika yang merugikan seluruh umat manusia. Barangkali sangat tepat sekali jika Amerika dikatakan sebagai Dajjal yang selalu melakukan kerusakan di muka bumi. Oleh karena itu, sudah selayaknya umat Islam dan seluruh penduduk dunia mengadakan gerakan massal untuk menentang Amerika. Sudah selayaknya pula tanggal 11 September 2001diperingati sebagai “Hari Anti-Amerika Sedunia”.
Apabila terjadi massa turun di jalan di mana-mana tepat pada tanggal 11 September 2001 untuk menentang arogansi Amerika, akan terwujudlah “Hari Anti-Amerika Sedunia”. untuk mengondisikan suasana tersebut, hendaklah kita memulai dengan mengajak masyarakat dunia untuk mendeklarasikan “Hari Anti-Amerika Sedunia”.






0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
berita unik